Selasa, 14 Juli 2009

MONUMEN NASIONAL JAKARTA



Monas atau Monumen Nasional Jakarta adalah sebuah kota ikon. Terletak di pusat kota Jakarta, tempat wisata dan pusat pendidikan yang menarik bagi orang-orang dari Jakarta dan sekitarnya. Monumen didirikan pada 1959 dan diresmikan dua tahun kemudian pada tahun 1961. Monas selalu banyak dikunjungi wisatawan untuk melihat keindahan kota Jakarta dari atas Monas, Indonesia menambahkan perspektif sejarah di ruang diorama wanderfull hutan atau menikmati kota sekitar 80 hektar di tengah kota Jakarta.

Setiap hari libur, Monas selalu dikunjungi banyak wisatawan. Di sini Anda dapat menikmati berbagai jenis wisata dan bahan pendidikan. Anda bisa naik ke monumen tinggi naik ke puncak Monas. Anda juga dapat melakukan dengan teman dan keluarga. Anda juga dapat menikmati keindahan taman dengan berbagai pohon yang indah dan subur. Atau Anda dapat menikmati hiburan yang menenarik air mancur.


Monumen Sejarah

Monumen ini dibangun dimulai pada bulan Agustus 1959. Monas seluruh gedung ini dirancang oleh arsitek Indonesia yaitu Soedarsono, Frederich Silaban dan Ir. Rooseno. Pada tanggal 17 Agustus, 1961, Monumen diresmikan oleh Presiden Soekarno. Dan mulai dibuka untuk umum pada 12 Juli 1975.
Sementara itu, hutan di sekitar taman kota yang sebelumnya dikenal dengan nama Lapangan Monumen Gambir. Maka nama telah diubah beberapa kali Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monumen dan kemudian menjadi Taman Monumen.

Lidah api

Pada bagian atas terdapat cawan di atas bahwa terdapat suar dari perunggu dari 17 meter dan tinggi 6 meter dengan diameter 14,5 ton. Api ini dilapisi emas seberat 45 kg. Flame Monumen ini terdiri dari 77 bagian bersama.

The Peak

Puncak lebar 11x11 m. Untuk mencapai puncak, pengunjung bisa menggunakan lift dengan lama perjalanan sekitar 3 menit. Sekitar angkat terdapat tangga darurat. Dari bagian atas Monumen, pengunjung dapat melihat gedung-gedung pencakar langit di kota Jakarta. Bahkan jika udara cerah, pengunjung dapat melihat Gunung Salak di Jawa Barat dan Laut Jawa dengan Kepulauan Seribu.

Di Bawah
Bawah yang luasnya 45x45 m. Monumen dasar dari tinggi ke bagian bawah yaitu 17 meter. Di sini pengunjung dapat melihat Taman Monumen yang merupakan hutan kota.


History of National Struggle Museum

At the bottom of the Monument there is a room that is a vast National Museum. That is 8 meters high. This museum displays the history of the struggle of Indonesia. Size of this museum is 80x80 m. On the fourth side there is a museum diorama 12 (the window) that displays the history of Indonesia's era kingdoms fathers of Indonesia to G30S PKI.

Monument Tours

Monument to visit, there are many types of transportation that you can use. If you train users, you can use the KRL Jabodetabek types express a stop at Gambir station. You can also use the facilities of transportation Bus Trans Jakarta. If you use a private vehicle, a car park IRTI special, or you can park your vehicle in the Gambir Railway Station.

To be able to enter the building Monas, you can enter through the door around the statue of Prince Diponegoro. Then you will be through the alley down the ground to go to Monas. You can also enter through the door of the Monument in the north. Clock Monument is open 9.00 am to 16:00 pm hours.

Monument could be one of the options for your trip with the family and educate children to better know the history of Indonesia. You can enjoy the fresh air from the trees in rindangnya Monas. And do not forget to keep the Monument Park to stay beautiful for everybody enjoyed.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

“Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya. Sudi kiranya berkomentar lagi di posting saya berikutnya” – TC > Kabupatenkaur

Pengikut

  © Blogger templates ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP